SOLSEL, INVESTIGASI_Banyaknya ilegal mining yang menggunakan exsapator masuk ke Pinti
Kayu, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), menimbulkan suara miring. Buktinya, belakangan ini
menimbulkan opinii terhadap Kapolsek dan Camat KPGD, mereka
telah menerima fee sebanyak Rp2
juta per unit exsapator, namun informasi tersebut dibantah oleh camat
dan kapolsek KPGD.
Keterangan
Camat KPGD Drs,Zulkarnaini,MM ke media ini, Propom
turun ke lapangan berdasarkan surat kaleng /pengaduan dari orang yang tidak
bertanggungjawab. “Seharusnya Propom
menangkap orang yang memberi informasi itu guna untuk dikomprotir dengan kami
yang diisukan,” ungkap Camat
KPGD.
Ia juga mengatakan, manalah mungkin kami yang melarang, setelah itu
kami pula yang bermain. Kalau memang
pihak Propom betul-betul punya nyali menghentikan Ilegal mining di wilayah
Kabupaten Solok Selatan sebetulnya gampang. Contohnya
stop para penambang yang beli minyak subsidi di SPBU Muara Labuh. Itu
cara yang lebih efektif dan kalau punya nyali dan tangkap
Marinir yang berkeliaran dilokasi tambang karena mereka yang bermain,” tegas
Zulkarnaini.
Kapolsek Kecamatan KPGD AKP, Hidup Mulia,SH
juga menjelaska, untukemberantas Ilegal tidak seperti
membalikan telapak tangan. Pihak Polsek harus
berhati-hati menghadapi masyarakat, karena banyak kepentingan yang dirasakan
pihak Polsek KPGD.
Tentang pungli
yang diinformasikan terhadap diri Kapolsek KPGD
AKP, Hidup Mulia,SH juga menyangkal. Katanya,
memang diakui pernah disaksikan wartawan media ini tentang pungli yang
dilakukan pemuda Pinti Kayu, alasannya telah persetujuan Kapolsek KPGD. Didepan
wartawan Polsek dengan tegas memerintahkan Sekna Pakan Rabaa
Timur untuk menghentikan pungli yang dilakukan pemuda Pakan Rabaa Timur. “Apa lagi surat edaran yang dibuat pemuda sudah
mencemarkan nama baik saya,” kata AKP, Hidup
Mulia,SH
Uapaya pencegahan aexsapator tidak
mudah masuk ke Pinti Kayu,Pakan Rabaa Timur, Kapolsek,Camat, Wali Nagari dan
Jorong bekerja sama, melakukan pemasangan besi pelang untuk mempersempit ruang
agar truk pengangkut exsapator
tidak bisa lewat.” Kalau saja
dibiarkan truk pembawa alat berat melewati jembatan bisa-bisa jembatan runtuh
karena tidak ukuran untuk menampung beban berat,” katanya. deno
Tidak ada komentar:
Posting Komentar